Koranpotensi, Bogor – Tingginya semangat perbaikan pembangunan di setiap daerah oleh pemerintah daerah masing-masing di seluruh Indonesia bertujuan untuk memperindah wilayah serta meningkatkan pelayanan di ruang publik maupun fasilitas daerah.
Pada tanggal 25 Juli – 22 November 2025, Pemerintah Kabupaten Bogor yang dipimpin oleh Bupati Rudy Susmanto, S.Si. turut serta dalam upaya meningkatkan dan memajukan wilayah Kabupaten Bogor, salah satunya melalui kegiatan perawatan Gedung Stadion Persikabo yang berlokasi di wilayah Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor.
Namun, hasil perawatan Gedung Stadion Persikabo tersebut dinilai memprihatinkan. Padahal anggaran yang digunakan mencapai miliaran rupiah, sehingga hal ini juga menjadi perhatian para media yang ada di wilayah Pemerintah Kabupaten Bogor.

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, para pekerja yang melakukan perawatan Gedung Stadion Persikabo tidak menggunakan alat keselamatan kerja atau K3, sebagaimana biasanya diterapkan dalam pekerjaan perawatan gedung lainnya. Para pekerja terlihat hanya menggunakan tangga bambu tanpa perlengkapan pengaman ataupun standar K3.
Pada tanggal 25 Februari 2026, awak media melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dispora), Asnawi. Namun hasil konfirmasi tersebut dinilai tidak sesuai dengan kondisi pelaksanaan perawatan Gedung Stadion Persikabo di lapangan. Asnawi juga menyampaikan bahwa pelaksanaan perawatan gedung stadion Persikabo diawasi oleh PPK yang juga bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pekerjaan tersebut.
Dalam pelaksanaan perawatan Gedung Stadion Persikabo, jika dilihat dari area luar pintu utama, kondisi gedung masih terlihat kumuh dan tidak tampak jelas bagian mana saja yang diperbaiki. Pengecatan gedung juga tidak dilakukan secara menyeluruh, begitu pula dengan perbaikan rolling door yang tidak semuanya diganti.
Jumlah rolling door yang diganti dinilai tidak banyak, bahkan kualitasnya diduga menggunakan material yang lebih murah dan tidak sesuai dengan yang dianggarkan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB). Berdasarkan perhitungan awak media, jumlah rolling door pada gedung Stadion Persikabo sekitar 32 unit dengan ukuran sekitar 3,5 hingga 4 meter.
Selain itu, awak media juga menemukan adanya pekerjaan pengecoran di pinggiran lapangan dengan lebar sekitar 3 meter, namun kondisi coran tersebut sudah terlihat retak-retak.
Jika ditaksir dari hasil pekerjaan yang terlihat di lapangan, besarnya anggaran perawatan gedung Stadion Persikabo diperkirakan tidak menghabiskan dana sebesar Rp5.236.858.498,24 (lima miliar dua ratus tiga puluh enam juta delapan ratus lima puluh delapan ribu empat ratus sembilan puluh delapan rupiah) sebagaimana tercantum pada papan proyek. Berdasarkan perhitungan dari hasil pekerjaan yang ada, biaya pelaksanaan diperkirakan hanya sekitar Rp3 miliar.
Dalam hal perawatan Gedung Stadion Persikabo yang menghabiskan anggaran cukup besar dari pemerintah, sangat disayangkan apabila hasil pekerjaan tidak sesuai dengan perencanaan. Oleh karena itu, patut dipertanyakan serta perlu dilakukan pemeriksaan kembali terkait penggunaan anggaran yang cukup besar tersebut.
Dalam pertemuan awak media dengan Kepala Dinas Dispora, Asnawi juga menyampaikan bahwa akan ada tahap kedua untuk perawatan Gedung Stadion Persikabo. Dalam perencanaan tersebut, anggaran perawatan diperkirakan mencapai sekitar Rp15 miliar agar kondisi stadion benar-benar menjadi bagus dan rapi.
Menjadi harapan kami, sesuai dengan tupoksi sebagai kontrol sosial di Kabupaten Bogor terhadap Bupati dan Wakil Bupati serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, agar setiap pelaksanaan program benar-benar diperhitungkan dan dipertimbangkan secara matang. Setiap penggunaan anggaran harus dikaji sesuai dengan hasil pekerjaan yang dikerjakan, bukan membuat anggaran yang melambung tinggi sehingga berpotensi menjadi sorotan publik masyarakat Bogor.(Karlen)
