Pagaralam, koranpotensi.com
Apel persiapan oprasi yustisi yang di pimpin langsung oleh Walikota Pagaralam Ludi Oliansyah S.T, yang bertindak sebagai pembina pada apel gabungan, apel di hadiri oleh Wakil walikota HJ. Bertha S.H, Mkn. Kasat POL-PP, Sejumlah Kepala dinas, kepala badan, perwakilan Kapolres, kodim, Kejari, Disprindagkop, Dishub. Forkopimda, dan jajaran Sat POL – PP (polisi pamong praja). Senin (01/12/2025)
Pada apel tersebut Walikota Pagaralam Ludi Oliansyah S.T, Menyampaikan arahannya berdasarkan Peraturan Daerah (PERDA) Pemerintah Kota Pagaralam, kepada satuan tugas penegakan Perda yang baru terbentuk dalam melaksanakan tugas penertiban pedagang pasar, pedagang kaki lima yang ada di Kota Pagar Alam.
“Hari ini dalam rangka apel penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Pagar Alam saya berpesan khususnya satuan tim yang baru saja di bentuk demi menjaga kenyamanan dan ketertiban pasar di kota kita ini, harus dengan etika, di karenakan kota kita ini akan menjadi pelayan publik untuk menerima tamu-tamu dari dalam maupun luar kota, apa lagi pada 06 Desember 2025 ini, akan ada kegiatan Dempo Run, maka dari itu dalam penertiban pasar dan pedagang kaki lima harus di utamakan di ajak diskusi terlebih dahulu, agar tidak terjadi kesalahpahaman atau menimbulkan keresahan, akan tetapi kalau semua cara sudah di tempuh, pedagang tetap membandel silahkan di tindak tegas tanpa tebang pilih. Jadi bekerjala dengan hati”, Tegas Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah.
Pada apel tersebut Kasat POL-PP (Polisi pamong Praja) Kota Pagar Alam, Mastullah S.Pd, M.Si, menyampaikan laporannya. “Satuan gabungan Oprasi yustisi yang berjumlah 179 (seratus tujuh puluh sembilan orang ) yang terdiri dari Sat POL-PP 100 (seratus) Orang, Polisi 25 (dua puluh lima) Orang, Koramil 15 (lima belas) orang, Kejari 5 (lima) orang, Pengadilan Negeri 5 (lima ) orang, Dishub 4 (empat) orang, Disprindagkop 15 (lima belas) orang, Kecamatan Pagar Alam Selatan 5 (lima) orang, Kecamatan Pagar Alam Utara 5 (lima) orang, sasaran oprasi penertiban, pedagang pasar dan pedagang kaki lima, di Wilayah Pasar tradisional, Pasar Dempo, Pasar terminal Nendaggung, Alun-alun Utara” Kata Mastullah.
Di lanjutkan Walikota Pagar Aam Ludi Oliansyah S.T, bersama Wakil Walikota Hj. Bertha S.H, M.Kn, dan Kepala Dinas Prindagkop, Hermansyah S.E, M.Sc, melakukan penijauan lantai 3 (tiga) Pasar Dempo Permai yang direncanakan akan segerah di bangun pusat kuliner.(Kip)
